Mari kita beralih pada "woodchuck" sebagai hewan khas yang tidur pada musim dingin. Tidak seperti tupai, hewan itu tidak menyimpan persediaan makanan untuk musim dingin. Hewan itu bergantung pada makanan tumbuhan, dan ketika musim dingin tiba, persediaan makanannya habis. Tetapi "woodchuck" telah menyimpan persediaan cadangan lemak di dalam tubuhnya sendiri. Jadi, ketika ia tidak lagi menemukan makanan, ia merangkak jauh ke dalam liangnya dan pergi tidur. Hewan itu tidur di sepanjang musim dingin yang dingin dan hidup dari lemak yang telah ditimbunnya di dalam tubuhnya.
Banyak mamalia, seperti beruang, sebenarnya tidak tidur pada musim dingin. Memang mereka tidur lebih banyak pada musim dingin dari pada musim panas, tetapi bukannya tidur nyenyak di musim dingin. Pada hari-hari yang hangat dan menyenangkan pada musim dingin, beruang, tupai, bajing tanah akan bangun dan memperlihatkan diri.
Tetapi tidur dari hewan yang biasa tidur pada musim dingin adalah hampir seperti mati dan tidak sama seperti tidur biasa. Sementara seekor hewan tidur pada musim dingin, semua kegiatan hidupnya hampir berhenti. Suhu tubuhnya menurun sampai suhu itu hanya sedikit lebih hangat dari udara di liangnya.
Akibatnya, hewan-hewan itu membakar makanan yang disimpan di dalam tubuh mereka dengan sangat lambat sekali. Karena mereka membakar lebih sedikit bahan bakar, mereka memerlukan lebih sedikit oksigen, dan akibatnya, pernafasan mereka menjadi lebih lambat dan denyut jantung mereka hanya sedikit. Jika suhu di liang menjadi sangat rendah, hewan itu akan bangun, menggali liang itu untuk dirinya sendiri sedikit lebih dalam, dan pergi tidur kembali.
Ketika musim semi tiba, hewan-hewan terbagun oleh perubahan suhu, kelembaban, dan oleh rasa lapar. Mereka merangkak keluar dari liang-liang mereka.
Tahukah kamu bahwa banyak hewan yang berdarah dingin juga tidur pada musim dingin? Cacing tanah masuk ke dalam tanah di bawah garis beku; katak mengubur diri di dalam lumpur pada dasar kolam; ular-ular masuk ke dalam celah batu-batuan atau lubang di dalam tanah; dan beberapa ikan, seperti ikan gurame, mengubur diri dalam dasar berlumpur. Bahkan beberapa serangga tidur pada musim dingin dengan bersembunyi di bawah batu-batuan atau batang kayu!
Sumber : Aku ingin tahu
Sumber : Aku ingin tahu
Anda bisa membagikan artikel ini melalui :









3 komentar:
Lha mas... aku nyari2 jawabannya nich kok gak ada ya? pdhal judulnya khan "mengapa hewan tidur di musim dingin?" hehehe...
Jawabannya kan diuraikan itu mas, karena persediaan makanan habis trus mereka menghemat energi dengan tidak beraktifitas alias tidur dan sumber energi ketika tidur dia dapatkan dari lemak yang mereka simpan...hehe
fenomena ini apa sama dengan orang yang menjalankan pertapaan
dimana mereka bertapa, mencari tempat yang sangat dingin
sehingga menurunkan denyut jantung, pernapasan dan pembakaran bahan makanan
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung ke cahgaul weblog, silahkan tinggalkan komentar untuk artikel yang telah anda baca. Jangan NyePAM lho ya, hehehe